Uji DaF
TestDaf

Uji DaF

Tentang TestDaF

TestDaF adalah tes bahasa untuk pelajar asing jerman yang berencana untuk belajar di Jerman atau yang memerlukan sertifikasi diakui keterampilan bahasa mereka. Pemeriksaan TestDaF dikembangkan secara terpusat dan dinilai oleh TestDaF Institute yang berbasis di Hagen, Jerman. Tes ini dapat dilakukan di Pusat Tes berlisensi di sekitar 80 negara yang berbeda. Semua kandidat ujian menerima tugas yang sama dan ujian dinilai oleh penilai terlatih.

Daftar Onlineinformasi lebih lanjut
TestDaF di Wisma Jerman Surabaya

Siapa yang bisa mengikuti TestDaF:

  • Pelajar Tingkat Lanjut|
    Pelajar menengah hingga lanjutan dari bahasa Jerman yang ingin mendapatkan penilaian yang berbeda tentang kemampuan bahasa mereka.

  • Universitas Jerman|
    Pelamar untuk tempat di universitas Jerman.

  • karir|
    Orang-orang yang membutuhkan bukti yang diakui secara internasional tentang pengetahuan mereka tentang bahasa Jerman untuk karir akademis atau profesional mereka lebih lanjut di rumah atau di rumah.
    luar negeri.

Tempat Kelas

 Jalan Taman Ade Irma Suryani Nasution 15, Surabaya

Rian-Maulana-A1-supik.jpg

"Saya benar-benar menikmati kelas. Belajar Deutsch membuat saya tahu lebih banyak tentang Jerman. budaya, orang, dan lain-lain. Wisma Jerman memberi saya kesempatan bagus untuk memperdalam kemampuan bahasa Jerman saya. Terima kasih, Wisma Jerman!"

Rian Maulana
Rizka-A1-supik.jpg

"Kursus ini menantang karena saya belum pernah belajar bahasa Jerman sebelumnya. Para dosen di sini sangat ingin membantu dan mendukung saya. Beberapa tes selama periode kursus kadang-kadang diberikan untuk mengukur kemampuan kita. Saya sangat menikmati kelas saya. Saya pasti merekomendasikan kursus ini kepada siapa saja yang ingin melanjutkan studi mereka di Jerman. "

Rizka
Hafid-A1-supik.jpg

"Wisma Jerman memberi saya kesempatan untuk tumbuh dalam suasana Jerman."

Hafid
Denka-Kogyo-A1-supik.jpg

"Metode pengajaran di Wisma Jerman menyenangkan dan sangat menarik. Guru dapat membuat siswa untuk aktif di kelas, dan mereka mencoba yang terbaik untuk memberikan materi pembelajaran dengan cara yang lebih mudah.

Denka Kogyo